selamat datang

SELAMAT DATANG di KELAS PAK MAR SELAMAT BELAJAR...... S Mari berbagi dan berkreasi semoga bermanfaat

Selasa, 07 Januari 2020

PERNAPASAN HEWAN

Hewan sebagai makhluk hidup melakukan aktivitas bernapas. Hewan juga bernapas seperti halnya manusia, menghirup oksigen mengeluarkan karbondioksida. Hewan tertentu memiliki alat pernapasan khusus sesuai tempat hidupnya. Cara bernapas hewan yang hidup di darat berbeda dengan hewan yang hidup di air. Oleh karena itu, alat pernapasan pada hewan sesuai dengan tempat hidupnya. Ada yang menggunakan paru-paru, kantong udara, insang, trakea atau kulit. Kucing, sapi, dan kerbau bernapas dengan paru-paru, sedangkan sebagian besar jenis ikan bernapas dengan insang. Lain halnya dengan serangga yang bernapas dengan trakea. Tahukah kamu dengan apa cacing tanah bernapas?
A. Hewan Yang Bernapas Menggunakan Paru-paru
Dapatkah kalian menyebutkan contoh hewan yang bernapas menggunakan paru-paru? Mamalia merupakan kelompok hewan yang bernapas dengan paru-paru. Hewan yang menyusui anaknya disebut mamalia. Mamalia ada yang hidup di darat dan ada yang hidup di air. Mamalia yang hidup di darat mempunyai alat pernafasan mirip dengan manusia, yaitu hidung, pangkal tenggorok, batang tenggorok, dan paru-paru. Mamalia yang hidup di air juga bernapas dengan paru-paru, tetapi pada hidungnya dilengkapi katup. Katup itu akan menutup pada saat menyelam dan akan terbuka pada saat muncul dipermukaan air. Pada saat muncul di permukaan, air mamalia yang hidup di air mengambil oksigen serta mengeluarkan karbondioksida dan uap air. Contoh mamalia yang hidup di air adalah paus, lumba-lumba dan duyung.

Hewan mamalia menghirup oksigen dari udara seperti melalui hidung. Udara tersebut disalurkan ke paru-paru melalui batang tenggorokan. Paru-paru terdiri atas berjuta-juta alveolus. Pada alveolus, terdapat pembuluh-pembuluh darah kapiler. Oksigen dari udara masuk ke dalam darah melalui pembuluh darah kapiler. Dalam proses pernapasan, karbondioksida di dalam darah dilepaskan dari alveolus. Karbondioksida tersebut kemudian dikeluarkan melalui rongga udara
B. Hewan yang Bernapas Menggunakan Paru-paru dan Kantong Udara
Bagaimana burung bernapas? Burung memiliki alat pernapasan berupa paru-paru dan pundi-pundi udara. Perhatikan Gambar .
Burung mempunyai saluran pernapasan yang terdiri atas lubang hidung, trakea, bronkus dan paru-apru.
Pada bagian bawah trakea terdapat alat suara disebut siring. Burung mempunyai alat bantu pernapasan yang disebut pundi-pundi udara yang berhubungan dengan paru-paru. Fungsi pundi-pundi udara antara lain untuk membantu pernapasan dan membantu membesarkan rongga siring sehingga dapat memperkeras suara.
Proses pernapasan pada burung terjadi sebagai berikut. Jika otot tulang rusuk berkontaksi, tulang rusuk bergerak ke arah depan dan tulang dada bergerak ke bawah. Rongga dada menjadi besar dan tekanannya menurun. Hal ini menyebabkan udara masuk ke dalam paru-paru dan selanjutnya masuk ke dalam pundi-pundi udara. Pada waktu otot tulang rusuk mengendur, tulang rusak bergerak ke arah belakang dan tulang dada bergerak ke arah atas. Rongga dada mengecil dan tekanannya menjadi besar, mengakibatkan udara keluar dari paru-paru. Demikian juga udara dari pundi-pundi udara keluar melalui paru-apru. Pengambilan oksigen oleh paru-paru terjadi pada waktu inspirasi dan ekspirasi. Pertukaran gas hanya terjadi di dalam paru-paru.
C. Hewan yang Bernapas Menggunakan Insang
Pernahkah kamu melihat ikan di dalam kolam?  Perhatikan gambar ikan dibawah. Bagaimana cara ikan bernapas di dalam air? Ikan bernapas dengan insang.
Ikan yang hidup di air tawar, air laut, maupun yang hidup di payau, semuanya bernapas dengan insang. Insang terletak pada bagian belakang kepala ikan.Insang terdiri atas lembar-lembar insang dan lengkung. Lembaran insang berwarna merah karena mengandung pembuluh darah. Pada lembaran insang terjadi pertukaran udara. Lengkung insang berwarna putih dan berfungsi sebagai tempat melekatnya lembaran insang. Bagaimanakah proses pernapasan pada ikan? Ikan bernapas dengan cara membuka dan menutup insang. Air yang masuk melalui mulut akan dikeluarkan melalui insang. Pada saat air melewati lembaran insang,terjadi pertukaran gas. Air, yang banyak mengandung oksigen, akan masuk melewati insang. Pada saat yang sama, karbon dioksida akan keluar melalui pembuluh darah lembaran insang. Pembuluh darah pun akan mengikat oksigen yang berasal dari air.
Pada saat air melewati lembaran insang,terjadi pertukaran gas. Air, yang banyak mengandung oksigen, akan masuk melewati insang. Pada saat yang sama, karbon dioksida akan keluar melalui pembuluh darah lembaran insang. Pembuluh darah pun akan mengikat oksigen yang berasal dari air. Ikan juga memiliki gelembung udara. Gelembung udara berfungsi sebagai tempat menyimpan oksigen dan mengatur berat tubuh ikan. Oleh karena itu, ikan dapat bergerak naik turun didalam air.












D. Hewan yang Bernapas Menggunakan Trakea
Tahukah kalian contoh hewan yang bernapas menggunakan trakea? Serangga termasuk hewan berbuku-buku. Sebagian besar serangga hidup di darat. Contoh serangga adalah jangkrik, kupu-kupu, belalang, nyamuk, lalat, semut, laron, kecoak.
Alat pernafasan serangga yang hidup di darat berbeda dengan yang hidup di air.  Serangga bernafas dengan trakea.Trakea adalah suatu sistem alat pernafasan yang terdiri atas pembuluh-pembuluh yang bercabang-cabang ke seluruh tubuh. Cabang-cabang ini bermuara di stigma (spirakel). Stigma merupakan lubang keluar masuknya udara. Stigma selalu terbuka dan merupakan muara dari pembuluh trakea.

Trakea bercabang-cabang hingga menjadi pembuluh-pembuluh halus yang tersebar diseluruh tubuh. Perdaran oksigen dilakukan oleh gerakan-gerakan ototnya yang mengakibatkan udara dapat keluar masuk dari tubuhnya. Oksigen tidak masuk kedalam peredaran darah. Oleh karena itu, darah serangga tidak berwarna merah.
Pada trakea terdapat kantong udara kantong hawa, yang berfungsi menyimpan udara yang masuk untuk sementara waktu. Serangga yang hidup di air, misalnya jentik-jentik nyamuk mempunyai alat bantu pernafasan, yaitu tabung pernafasan yang menghubungkan dengan trakea.

E. Hewan Yang Bernapas Menggunakan Kulit
Pernahkah kamu melihat cacing tanah? Perhatikan Gambar cacing. Tubuh cacing tanah tertutup oleh selaput bening dan tipis yang disebut kutikula.
Kutikula ini selalu lembap dan basah. Melalui selaput inilah cacing bernapas. Kutikula menyebabkan udara di dalam tanah dapat masuk ke pembuluh darah cacing. Setelah masuk ke pembuluh darah, udara tersebut diedarkan ke seluruh tubuh.
Tempat lembap membantu proses pernapasan agar dapat berlangsung dengan baik. Itulah sebabnya cacing membutuhkan tempat lembap atau basah.
Alat pernapasan katak adalah paru-paru dan kulit. Namun, ketika masih berbentuk kecebong, katak hidup di dalam air dan bernapas menggunakan insang. Insang tersebut terletak di luar tubuhnya. Setelah menjadi katak dewasa, alat pernapasannya menggunakan paru-paru dan permukaan kulit.
Advertisements



BACA SELENGKAPNYA → PERNAPASAN HEWAN

GAYA

Dalam kehidupan sehari-hari tanpa kita sadari telah melakukan kegiatan yang berhubungan dengan gaya. Pada saat kita membuka atau menutup pintu kita telah melakukan gaya yang berupa dorongan dan tarikan.Gerakan mendorong atau menarik yang menyebabkan benda bergerak disebut gaya. Gaya yang dikerjakan pada suatu benda akan mempengaruhi benda tersebut. Gaya terhadap suatu benda dapat mengakibatkan benda yang semula diam menjadi bergerak, menyebabkan benda yang semula bergerak menjadi berhenti atau berubah arah, atau merubah bentuk benda.

Besar kecilnya gaya ditentukan oleh kuat atau lemahnya tarikan atau dorongan. Besar kecilnya gaya dapat diukur dengan alat dinamometer. Satuan gaya adalah newton atau dyne. Kata Newton diambil dari nama Sir Isaac Newton, seorang ahli matematika dan ilmuwan besar. Besarnya gaya yang diperlukan untuk menarik benda akan ditunjukkan oleh jarum pada skala dinamometer.

A.  Pengaruh Gaya terhadap Benda

Menarik atau mendorong sebuah benda berarti kita telah memberikan gaya. Dorongan atau tarikan pada benda dapat mempengaruhi benda, antara lain sebagai berikut:
1.  Gaya Mengubah Bentuk Benda
2.  Gaya Mempengaruhi Benda Diam
3.  Gaya Mempengaruhi Benda Bergerak
4.  Gaya di Dalam Air

Untuk lebih memahami lebih jelas lagi tentang pengaruh gaya terhadap benda, silahkan pelajari video berikut ini:


B.  Macam-Macam Gaya

1.  Gaya Gesek
Gaya gesek merupakan gaya yng ditimbulkan akibat permukaan dua benda yang saling bersentuhan. Semakin kasaar permukaan suatu benda, gaya geseknya semakin besar.

a.  Manfaat Gaya Gesek
1)  Gaya gesek dimanfaatkan saat mengerem sepeda. Kampas rem akan memberikan
     gaya gesek pada pelek roda sehingga menghambat perputaran roda.


2)  Permukaan ban dibuat beralur agar supaya dapat memperbesar gesekan ban
     dengan jalan. Tujuannya untuk mencegah kendaraan tergelincir.


2.  Gaya Grativitasi
Gaya gravitasi merupakan gaya tarik yang dialami suatu benda terhadap pusat bumi. Akibatnya semua benda yang jatuh ke bumi akan tertarik ke arah pusat bumi. Contohnya; buah kelapa yang jatuh ke bawah, bola yang dilempar akan jatuh ke bawah.
a.  Manfaat Gaya Gravitasi Bumi
1)  Benda-benda yang ada di bumi tidak terlempar ke luar angkasa.
2)  Air laut menjadi tidak tumpah dan tetap pada tempatnya di bagian terdalam
     permukaan bumi.
3)  Manusia dapat berjalan di atas permukaan tanah.

3.  Gaya Magnet
Gaya magnet adalah gaya yang ditimbulkan oleh tarikan atau dorongan dari benda magnet. Benda-benda yang dapat ditarik atau didorong oleh magnet disebut benda magnetis. Adapun benda-benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet disebut benda nonmagnetis.
a.  Manfaat Gaya Magnet
1)  Penerapan gaya magnet pada kompas untuk menunjukkan arah.
2)  Magnet juga berguna untuk memindahkan benda-benda berat yang terbuat dari besi.

4.  Gaya Otot
Gaya otot adalah gaya yang dihasilkan oleh otot mausia atau hewan. Kita memanfaatkan gaya otot dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk bermain, menulis, berjalan, dan membawa barang.


5.  Gaya Listrik
Gaya listrik adalah gaya yang ditimbulkan oleh benda bermuatan listrik. Listrik mempunyai dua muatan, yaitu muatan positif dan muatan negatif. Benda yang bermuatan listrik sejenis jika berdekatan akan tolak-menolak. Sebaliknya, benda bermuatan listrik tidak sejenis akan tarik-menarik. Contohnya; listrik statis yaitu penggaris plastik yang digosokkan ke rambut, dapat menarik potongan kertas. Karena memiliki muatan listrik pada penggaris plastik.

CARA MEMPERBESAR DAN MEMPERKECIL GAYA
“Pak Oktaf, apakah gaya gesekan merugikan ataukah bermanfaat?”, tanya salah seorang siswa kelas 5. Pertanyaan tersebut menarik dan saya lontarkan kembali ke siswa. Ada variasi jawaban. Ada yang mengatakan merugikan dan menguntungkan.  Memang, gaya gesekan dapat merugikan dan ternyata juga dapat menguntungkan.
Gaya gesekan merugikan, semisal :
  • Ban kendaraan yang mengalami aus/gundul sehingga setahun sekali harus diganti.
  • Ketika mengayuh sepeda dengan rantai yang berkarat sehingga menimbulkan gaya gesekan, dan yang dirasakan adalah terasa berat mengayuh.
Gaya gesekan sangat bermanfaat, semisal :
  • Kaki meja yang diberi karet sehingga gaya gesekan besar dan meja tidak mudah bergerak.
  • Rem sepeda yang terbuat dari karet yang dapat dengan segera menghentikan roda sepeda saat direm.
Ketika gaya gesekan merugikan, maka gaya gesekan harus diperkecil. Ketika gaya gesekan bermanfaat, maka gaya gesekan harus diperbesar. Bagaimana cara memperbesar dan memperkecil gaya gesekan? Mari kita lakukan percobaan seperti terlihat pada tabel berikut!
No
Balok
Gaya gesekan (N)
Ulangan 1
Ulangan 2
Ulangan 3
Rata rata
1
Keramik dan alas kertas
0.2
0.1
0.2
0.17
2
Karet dan alas kayu
0.7
0.8
0.9
0.80
3
Diberi roda dan alas kayu
0.1
0
0.1
0.07
4
Alas karet diberi anak timbangan (20 gram) dan alas kayu
1.2
1.1
1.5
1.27
5
Diberi anak timbangan dan roda
0.1
0.1
0
0.07
Dari hasil percobaan tersebut, maka siswa dapat membuat kesimpulan sebagai berikut :
  1. Gaya gesekan terkecil adalah balok diberi roda.
  2. Gaya gesekan terkecil adalah balok keramik dengan permukaan halus berupa kertas.
  3. Cara memperkecil gaya gesekan adalah memberi roda dan membuat permukaan menjadi halus.
  4. Gaya gesekan terbesar adalah balok dilapisi karet.
  5. Gaya gesekan terbesar adalah balok ditambah beban.
  6. Cara memperbesar gaya gesekan adalah melapisi permukaan dengan karet dan menambah beban pada benda.
“Ternyata kalau dengan percobaan kita menjadi mengerti cara memperbesar dan memperkecil gaya gesekan ya Pak Oktaf”, celetuk siswa kelas 5.
“Ya benar, sehingga kita menjadi tahu ternyata dalam kehidupan sehari-hari ada kejadian yang digunakan untuk memperbesar dan memperkecil gaya gesekan”, timpal Pak Oktaf.
Contoh cara memperbesar gaya gesekan dalam kehidupan sehari hari adalah :
  1. Memberi karet
  2. Tonjolan pada permukaan sepatu bola
  3. Permukaan benda dibuat kasar
  4. Ban kendaraan diberi alur
  5. Paku bergerigi pada sepatu pendaki gunung
  6. Memberi magnesium pada tangan pemanjat tebing dan angkat berat
  7. Memperlebar permukaan (parasut penerjun payung)
  8. Menambah beban
Contoh cara memperkecil gaya gesekan dalam kehidupan sehari hari adalah :
  1. Memberi oli/minyak pelumas
  2. Permukaan benda dibuat halus/licin
  3. Memberi tepung/bedak di papan karambol
  4. Memberi roda
  5. Bentuk aerodinamis (bentuk yang lancip)
  6. Memberi bantalan peluru
  7. Memberi air sabun
  8. Spanduk diberi lubang
  9. Pakaian saat disetrika disemprot dengan air
  10. Mengurangi beban
Balok dengan permukaan keramik dan alas kertas diukur gaya gesekan dengan menggunakan neraca pegas.
gaya2
Balok dengan permukaan karet dan diukur gaya gesekannya.
gaya3
Balok dengan permukaan karet dan diberi anak timbangan 20 gram kemudian diukur gaya gesekan.
gaya4
Balok diberi roda dan diukur gaya gesekan.
gaya5
Balok diberi roda dan diatasnya diberi anak timbangan sebagai beban, kemudian diukur gaya gesekannya. Hasilnya…wow…
gaya6
(FX. Oktaf Laudensius, S.Si./oktafdsains.blogspost.
 Sumber :

2. ESPS IPA Kelas IV SD/MI oleh Irene, Khristiyono - Jakarta: Penerbit Erlangga, 2016





BACA SELENGKAPNYA → GAYA

Selasa, 24 Desember 2019

Meringkas teks penjelasan (eksplanasi)




Perhatikanlah gambar-gambar peristiwa di atas! Gambar kegiatan manakah yang paling sering kamu lihat dalam kehidupan sehari-hari di sekitarmu? Apakah persamaan semua gambar tersebut?


Ya, semua gambar di atas berhubungan dengan kalor atau energi panas. Tahukah kamu sumber energi panas apa saja yang ada pada gambar tersebut? Ya, ada api dan matahari. Bagaimana dengan tubuh manusia? Apakah tubuh manusia mengeluarkan energi panas juga? Bagaimanakah cara mengukur energi panas?


Bacalah bacaan berikut ini!

Sumber Energi Panas

Benda yang dapat menghasilkan energi panas disebut sumber energi panas. Sumber energi panas dapat kita jumpai di alam, salah satunya adalah matahari. Matahari merupakan sumber energi panas terbesar. Semua makhluk hidup memerlukan energi panas matahari. Energi panas matahari membantu proses pembuatan makanan pada tumbuhan yang disebut sebagai proses fotosintesis. Makanan yang dihasilkan dari hasil fotosintesis menjadi sumber energi bagi makhluk hidup lainnya, termasuk
manusia.

Energi panas matahari dapat menerangi bumi sehingga udara di bumi menjadi hangat. Dalam kehidupan sehari-hari, energi panas matahari dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan manusia. Misalnya, panas matahari digunakan untuk mengeringkan padi setelah dipanen, mengeringkan garam, mengeringkan ikan asin, bahkan untuk mengeringkan pakaian yang basah.

Cobalah kamu gosokkan kedua tanganmu selama satu menit! Apa yang kamu rasakan? Sekarang, ambillah sebuah mistar plastik! Kemudian gosok-gosokkanlah pada kain yang kering selama dua menit! Lalu sentuhlah permukaan mistar plastik itu! Apa yang kamu rasakan? Setelah kamu melakukan dua kegiatan tersebut, apakah kamu merasakan panas? Energi panas dapat dihasilkan ketika terjadi gesekan antara dua benda. Pada kegiatan di atas, gesekan antara kedua telapak tanganmu dan gesekan antara mistar dan kain, dapat menimbulkan energi panas.
Selain matahari dan gesekan antara dua benda, energi panas juga dapat diperoleh dari api. Pada zaman dahulu, orang mendapatkan api dengan cara menggosokkan dua buah batu yang kering sampai keluar percikan api. Selain itu, nenek moyang kita dahulu menggunakan kayu kering lalu digosok-gosokkan dengan tanah yang kering sampai keluar api. Ternyata gesekan dua benda antara dua batu kering, dan gesekan antara dua kayu kering dapat menghasilkan energi panas berupa api. Saat ini api mudah dihasilkan dari korek api dan kompor.


Sumber : Aprilia, BSE IPA Kelas 4 dengan penyesuaian  


Cermati kembali bacaan di atas. Bacaan di atas merupakan salah satu contoh teks penjelasan tentang sesuatu yang terjadi di sekitar kita. Dalam kehidupan sehari-hari banyak dijumpai teks penjelasan berupa informasi pada berbagai media, baik media cetak maupun media elektronik. Salah satu bentuk media cetak adalah buku, majalah, dan koran. Informasi apa saja yang kamu dapatkan dari bacaan di dalam buku ini?  

 Untuk kembali ke kelas mengerjakan tugas : Klik disini

















BACA SELENGKAPNYA → Meringkas teks penjelasan (eksplanasi)