selamat datang

SELAMAT DATANG di KELAS PAK MAR SELAMAT BELAJAR...... S Mari berbagi dan berkreasi semoga bermanfaat

Sabtu, 09 November 2019

DAUR HIDUP HEWAN

Daur Hidup Hewan – Seluruh makhluk hidup pasti akan mengalami daur hidup. Adapun Daur hidup sendiri merupakan suatu proses perubahan bentuk tubuh yang dialami makhluk hidup sepanjang hidupnya. Untuk lebih lengkapnya lagi simaklah pembahasan kami mengenai Materi Daur Hidup Hewan di bawah ini.

Daur Hidup Hewan

Seluruh makhluk hidup pasti akan mengalami daur hidup. Adapun Daur hidup sendiri merupakan suatu proses perubahan bentuk tubuh yang dialami makhluk hidup sepanjang hidupnya. Daur hidup hewan awali dengan tahapan telur hingga dewasa. Setiap hewan memiliki tahapan daur hidup yang berbeda-beda. Berdasarkan perubahan bentuk tubuhnya, daur hidup hewan dibedakan menjadi 2 yaitu daur hidup dengan metamorfosis dan daur hidup tanpa metamorfosis.

1. Daur Hidup Dengan Metamorfosis

Metamorfosis merupakan perubahan bentuk hewan secara bertahap setelah kelahiran atau penetasan hingga dewasa. Metamorfosis dibedakan menjadi 2 jenis yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Adapun penjelasannya sebagai berikut :
Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis sempurna adalah bentuk metamorfosis yang melewati 4 tahap, yaitu dimulai dari telur-larva-pupa-imago (dewasa).
Telur merupakan sesuatu yang dihasilkan oleh induk hewan untuk melanjutkan kelangsungan populasinya.

Larva merupakan bentuk muda hewan yang perkembangbiakannya melalui metamorfosis yang dimulai setelah telur menetas. 

Pupa atau kepompong merupakan tahap berpuasa antara larva dan dewasa. 

Nimfa merupakan hewan muda yang mirip dengan hewan yang sudah tumbuh dewasa tetapi ukurannya lebih kecil dan terdapat beberapa organ tubuh yang belum tumbuh.

Imago merupakan tahap akhir dari metamorfosis dimana dalam fase ini hewan tersebut telah memiliki alat reproduksi sempurna dan telah siap untuk melakukan proses perkawinan.

Banyak sekalihewan yang mengalami metamorfosis sempurna yaitu seperti katak, nyamuk, kupu kupu dan lalat.

Daur Hidup Katak


Metamorfosis katak diawali dari perubahan larva menjadi dewasa. Daur hidup katak diawali dari telur. Telur katak menetaskan kecebong atau di kenal dengan berudu dalam air. Kecebong memiliki insang, mulut dan ekor sehingga bisa memudahkannya berenang dalam air. Kecebong akan tumbuh, selanjutnya bermetamorfosis. Metamorfosis dimulai dari perkembangan kaki belakang, dan selanjutnya kaki depan.

Paru-paru berkembang kemudian kecebong mulai berenang di permukaan air untuk bernapas. Pada bagian tubuh katak, ekor terserap oleh tubuh sebagai fase akhir dari metamorfosis.
Urutan daur hidup katak : telur – berudu/kecebong – katak berekor – katak muda – katak dewasa.

Metamorfosis Tidak Sempurna

Metamorfosis tidak sempurna adalah metamorfosis yang hanya melewati 3 tahapan, yaitu awali dari telur menjadi nimfa atau larva, kemudian menjadi hewan dewasa. Hewan yang mengalami metamorfasis tidak sempurna bentuk hewan muda mirip dengan induknya sendiri, Namun ada bagian-bagian tubuh yang belum terbentuk, misalnya sayap. Metamorfosis tidak sempurna terjadi pada serangga seperti capung, jangkrik, belalang dan kecoa.
Daur Hidup Jangkrik


Jangkrik betina biasanya akan meletakkan telur telurnya di dalam pasir. Telur jangkrik menetas menjadi nimfa atau anak jangrik. Pada fase ninfa terjadi pergantian kulit sebanyak 6 sd 8 kali. Setelah ganti kulit yang terakhir, nimfa akan menjadi jangkrik dewasa (Imago).
Urutan daur hidup jangkrik : telur – nimfa – jangrik dewasa.

2. Daur Hidup Tanpa Metamorfosis


Banyak hewan yang dalam daur hidupnya tidak mengalami metamorfosis. Contoh hewan tersebut antara lain ayam dan kucing. Adapun penjelasannya sebagai berikut :


a. Daur Hidup Ayam


Ayam adalah salah satu jenis unggas yang banyak dipelihara oleh manusia. Ayam berkembang biak dengan cara bertelur. Apabila dierami, telur-telur ayam dapat menetas mengeluarkan anak ayam. Anak ayam akan menetas dan berkembang menjadi ayam dewasa. Anak ayam yang baru menetas memiliki bentuk kecil yang hampir mirip dengan induknya. Sejak lahir hingga dewasa tubuh ayam tidak berubah bentuknya hanya ukuran tubuhnya saja yang mengalami perubahan karena akan semakin besar dan warna bulunya yang semakin jelas.

b. Daur Hidup Kucing


Selain ayam, kucing termasuk hewan yang daur hidupnya tidak mengalami metamorfosis. Berbeda dengan ayam, kucing berkembang biak dengan cara beranak. Kucing dewasa mengalami masa mengandung sekitar 3 bulan, kemudian lahirlah anak kucing. Anak kucing biasanya memiliki rambut yang sama dengan induknya.


Namun ada juga anak kucing yang mempunyai rambut berbeda dengan induknya. Sejak lahir sampai dewasa, tubuh kucing tidak berubah bentuknya hanya mengalami pertumbuhan dan gerakannya yang semakin lincah. Selain ayam dan kucing, masih banyak hewan yang tidak mengalami metamorfosis diantaranya kadal, kanguru, burung, ikan dan lainnya.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Daur Hidup Hewan. Semoga bermanfaat.

BACA SELENGKAPNYA → DAUR HIDUP HEWAN

Unsur-Unsur pada Peta


Selamat datang di portal dunia suka-suka, tempat untuk mencari informasi dan gudangnya referensi. Setelah sebelumnya kita belajar tentang pengertian peta dan jenis-jenis nya, kali ini kita akan belajar tentang Unsur-Unsur Peta. Berikut Pembahasannya

Peta adalah benda yang sangat berguna, kita bisa mendapatkan informasi tempat dari peta yang kita baca. Namun, peta menjadi tidak berguna apabila informasi yang disajikan di dalam peta tidak jelas apalagi sampai membuat bingung para pembacanya.

Peta yang baik harus memberikan informasi yang benar agar si pembaca mudah untuk membacanya dan tidak tersesat. Maka dari itu, dalam pembuatan sebuah peta harus meliputi 10 unsur peta. Unsur-unsur tersebut bakal memudahkan pembaca untuk memahami peta.
Unsur-Unsur Peta




1. Judul Peta


Judul peta adalah sebuah identitas dari apa yang ada didalam peta. Biasanya judul diletak di bagian pojok kanan atas, atau di bagian yang orang mudah untuk melihatnya. Tanpa adanya judul peta, orang yang membaca bakal kebingungan isi dari peta yang dimilikinya.

2. Petunjuk Arah



Petunjuk arah merupakan komponen yang sangat penting di dalam peta. Dengan adanya petunjuk arah mata angin pembaca dapat mengetahui mana arah barat, timur, selatan, atau utara. Petunjuk arah bisanya disimbolkan dengan mata panah dan huruf U sebagai petunjuk arah utara.
3. Skala Peta

Skala peta menunjukan perbandingan luas sebenarnya dengan luas yang digambarkan di peta. Skala peta biasanya dinotasikan dengan 1 : sekian, semakin besar skalanya maka semakin besar pula wilayah yang digambarkan pada peta. Skala peta dibagi menjadi dua, yaitu skala garis dan skala angka.

Skala Garis (Grafis)



Skala garis adalah skala peta yang berbentuk garis dengan ukuran perbandingan tertentu. Skala garis biasanya diletakkan di atas legenda atau didalam kolom legenda. 
Skala Angka (Numerik) 

Skala angka adalah skala yang berupa angka, biasanya skala angka diletakan di bagian pojok kanan atas. Contoh dari skala angka :

Peta berskala 1:500.000, artinya 1 cm jarak pada peta sama dengan 500 ribu cm atau 5 km jarak sebenarnya. Peta berskala 1:100.000, artinya 1 cm pada peta sama dengan 100.000 cm atau 1 km jarak sebenarnya.

4. Sumber dan Tahun Pembuatan





Sumber peta juga unsur yang tak kalah penting dari unsur-unsur lainnya, dengan adanya sumber peta itu menunjukan kevalidan dan keakuratan data sebuah peta, apakah dari sumber yang terpercaya atau tidak.

Sumber peta adalah nama perseorangan atau lembaga yang menerbitkan peta tersebut, misalnya Bakosurtanal, BPN, dan Jawatan Topografi Angkatan Darat, sementara tahun pembuatan berkaitan dengan kondisi kesesuaian faktual keadaan sebenarnya dengan data yang digambarkan pada peta.

5. Legenda Peta



Legenda adalah kumpulan informasi yang ditunjukan pada peta untuk menjelaskan simbol-simbol tertentu. Dengan adanya legenda pengguna peta bisa paham simbol yang ada di dalam peta itu bermakna apa. Biasanya legenda diletakan pada sebuah kotak khusus di samping peta.

6. Garis Astronomis



Garis astronomis adalah garis yang dapat menunjukan letak astronomis suatu wilayah. Garis astronomis dibagi menjadi dua, yaitu garis lintang dan garis bujur. Garis lintang adalah garis yang membagi wilayah secara vertikal dan letaknya sejajar dengan khatulistiwa (LU-LS), sedangkan garis bujur adalah garis yang membagi wilayah secara horizontal dan letaknya tegak lurus dengan khatulistiwa (BT – BB).

7. Simbol Peta




Simbol merupakan komponen peta yang cukup vital untuk menyampaikan pesan seorang kartograf (pembuat peta) kepada para pengguna peta. Simbol terletak menyebar di dalam sebuah peta. Simbol yang ada di peta dibagi menjadi beberapa jenisSimbol Berdasarkan Bentuknya Simbol Titik

digunakan untuk mewakili sebuah tempat, misalnya simbol kota, kecamatan, bandara, stasiun, pelabuhan.

2. Simbol Garis



simbol garis, digunakan untuk mewakili kenampakan sungai, jalan, rel, batas propinsi, batas negara.

3. Simbol Area/Wilayah



simbol wilayah, digunakan untuk menunjukkan kenampakan area (memiliki volume) seperti rawa, hutan, pesawahan dll.

4. Simbol Aliran



Simbol aliran, digunakan untuk menunjukkan alur atau gerak suatu barang/komoditas. 
Simbol Berdasarkan Sifatnya 

1. Simbol Kuantitas



simbol kuantitas, digunakan untuk menyatakan kenampakan dalam bentuk jumlah.

2. Simbol Kualitatif





Simbol yang digunakan untuk menunjukan perbedaaan fenomena

8. Warna Peta

Selain dapat menambah daya tarik tampilan sebuah peta, warna ternyata juga dapat menjadi sebuah simbol khusus yang juga digunakan untuk menyampaikan sebuah pesan. Warna pada peta umumnya digunakan untuk menunjukan perbedaan topografi dari sebuah permukaan bumi. Simbol warna pada peta dibagi menjadi beberapa jenis.

a). Merah dan Hitam

Di dalam sebuah peta, warna merah dan hitam umumnya dipakai sebagai warna sebuah objek hasil budaya umat manusia. Jalan, batas daerah, ibukota, rel kereta api, dan lain sebagainya. Selain itu, warna merah dan hitam juga kerap digunakan untuk menandai apakah sebuah gunung berapi masih aktif atau tidak. Segitiga merah mewakili gunung aktif, sementara warna segitiga hitam mewakili gunung yang tidak aktif.

b). Warna Hijau

Warna hijau termasuk warna yang sering digunakan untuk menandai suatu wilayah. Warna ini dipakai untuk menandai kenampakan vegetasi. Selain itu, warna hijau juga biasa digunakan untuk menandai dataran rendah dengan ketinggian

c). Warna Kuning, Oren, dan Coklat

Ketiga warna diatas mewakili dataran tinggi, warna ditentukan berdasarkan ketinggian tempat 
Warna kuning muda menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara 500 sd 1.000 mdpl. 
Warna kuning cerah menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara 1.000 sd 1.500 mdpl. 
Warna kuning pekat menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara 1.500 sd 2.000 mdpl. 
Warna oren muda menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara 2.000 sd 2.500 mdpl. 
Warna oren tua menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara 2.500 sd 3.000 mdpl. 
Warna coklat muda menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara 3.000 sd 3.500 mdpl. 
Warna coklat tua menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara 3.500 sd 4.000 mdpl. 

d). Warna Biru

Untuk wilayah perairan diwakili dengan warna biru, Warna ini memiliki beberapa tingkatan kecerahan untuk menunjukan kedalaman wilayah perairan yang dimaksud. Semakin pekat warna biru ditunjukan pada sebuah wilayah di peta, maka semakin dalam pula wilayah perairan yang sebenarnya. Warna biru dapat mewakili wilayah perairan laut, danau, dan sungai. Untuk lebih jelasnya bisa lihat gambar di bawah



e). Warna Putih

Warna putih adalah warna yang dapat mewakili kenampakan gletser atau lapisan es.

9. Lettering

Lettering adalah semua tulisan yang digunakan untuk mempertegas maksud dari sebuah simbol pada peta. Sebagai contoh, sebuah simbol area berbentuk segitiga merah terletak di tengah daratan Provinsi Jawa Tengah. Para pengguna peta yang awam tentu akan bingung dengan adanya simbol tersebut. Dengan dilengkapi tulisan “Gunung Merapi”, maka diharapkan para pengguna peta dapat lebih memahami maksud dari simbol segitiga merah yang digambarkan.

10. Inset




Inset adalah sebuah peta kecil yang ada di dalam peta utama, biasanya terletak dibagian bawah. Berdasarkan fungsinya, inset dibedakan menjadi 3 macam, yaitu inset penunjuk lokasi (untuk menunjukkan letak daerah yang belum dikenali), inset penjelas (untuk memperbesar daerah yang dianggap penting), dan inset penyambung (untuk menyambung daerah yang terpotong di peta utama).

Sumber :

https://suka-suka.web.id/unsur-unsur-peta-dan-penjelasannya/

BACA SELENGKAPNYA → Unsur-Unsur pada Peta

Letak Geografis Indonesia

 Indonesia termasuk Negara yang beruntung. Mengapa demikian? Karena Negara kita terletak di wilayah yang strategis.


Secara geografis, Indonesia terletak di antara Benua Australia dan Asia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Sedangkan secara astronomis, Indonesia terletak di 6o LU (Lintang Utara) – 11o LS (Lintang Selatan) dan 95o BT (Bujur Timur) – 141o BT (Bujur Timur).

Penyebab Letak Geografis Indonesia

  1. Indonesia memiliki tiga iklim utama yaitu iklim muson (musim), iklim panas (tropis), dan iklim laut.
  2. Letak Indonesia yang berada pada persilangan lalu lintas dunia membuat Indonesia sangat ramai dan menguntungkan bila ditinjau dari segi ekonomi.
  3. Iklim muson atau musim terjadi karena adanya pengaruh angin musim yang bertiup berganti arah setiap setengah tahun sekali. Angin yang bertiup berasal dari timur laut dan bersifat kering sehingga menimbulkan musim kemarau terjadi pada bulan April hingga Oktober. Sementara itu, Angin bertiup yang berasal dari barat daya dan bersifat basah sehingga menimbulkan terjadinya musim hujan terjadi pada bulan Oktober hingga April.
  4. Iklim laut terjadi karena disebabkan oleh kondisi IndonesIa yang banyak dikelilingi oleh laut dan samudera. Sehingga adanya iklim ini di Indonesia menyebabkan lebih banyak mengalami musim penghujan.
  5. Sementara iklim panas atau tropis akan menyebabkan udara rata-rata yang ada di Indonesia menjadi panas. Hal tersebut terjadi karena Indonesia merupakan negara yang terletak di sekitar garis khatulistiwa.
letak geografis indonesia dan pengaruhnya
Selain memiliki letak geografis di atas, dalam skala micro Indonesia secara geografis berbatasan dengan negara-negara lainnya. Batas-batas geografis letak Indonesia dengan negara-negara lainnya adalah seperti berikut:
  • Sebelah Utara, Negara Indonesia berbatasan dengan Negara Malaysia, Singapura, dan Filipina
  • Sebelah Selatan, Negara Indonesia berbatasan dengan Negara Australia
  • Sebelah Barat, Negara Indonesia berbatasan dengan Samudera Hindia
  • Sebelah Timur, negara Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini

Pengaruh Letak Geografis Indonesia

Indonesia yang terletak di antara dua samudera besar mempunyai dampak mendapat angin laut yang membawa banyak hujan. Hal ini pula yang menyebabkan Indonesia memiliki iklim tropis. Selain itu, letak geografis Indonesia juga menyebabkan Indonesia memiliki dua musim. Hal ini dipengaruhi oleh angin musim yang berhembus tiap enam bulan sekali.
Selain memiliki iklim tropis, Indonesia memiliki keragaman budaya dalam bidang seni, peradaban, bahasa dan agama. Hal ini disebabkan oleh letak Indonesia yang berada di cross position. Selain itu, Indonesia memiliki mitra dagang dengan negara-negara sekitar dikarenakan lokasi yang strategis dan kegiatan perdagangan pun meningkat.

Pengaruh Letak Astronomis Indonesia

Letak astronomis merupakan letak suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Lalu apa itu garis lintang dan garis bujur?
Garis Lintang adalah garis khayal pada peta atau globe yang sejajar dengan khatulistiwa. Berdasarkan garis lintang 6o LU (Lintang Utara) – 11o LS (Lintang Selatan), Indonesia berada di wilayah dengan iklim tropis yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  • Terdapat hutan hujan tropis yang luas
  • Curah hujan tinggi
  • Kelembaban udara yang tinggi
  • Sinar matahari sepanjang tahun
Sedangkan garis bujur adalah garis khayal pada peta atau globe yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan bumi. Garis bujur berdampak pada waktu setempat suatu negara. Garis bujur 0o berada di Greenwich. Indonesia berada di garis bujur 95o BT (Bujur Timur) – 141o BT (Bujur Timur). Letak ini menyebabkan Indonesia memiliki tiga daerah waktu.
Belajar juga materi mengenai pemanasan global yang membuat penyebab, dampak, proses, dan solusi pemanasan global.
1. Waktu Indonesia Timur (WIT)
Indonesia bagian timur memiliki selisih waktu +9 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayahnya antara lain Papua, Papua Barat, Kepulauan Maluku dan pulau-pulau kecil sekitarnya.
2. Waktu Indonesia Tengah (WITA)
Wilayah Indonesia tengah memiliki selisih waktu +8 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayahnya antara lain Bali, Nusa Tengara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Pulau Sulawesi, dan pulau-pulau kecil sekitarnya.
3. Waktu Indonesia Barat (WIB)
Daerah yang berada di Indonesia bagian barat memiliki selisih waktu +7 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayahnya antara lain Jawa, Sumatera, Madura, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Letak Geologis

Letak geologis merupakan letak suatu wilayah yang berdasarkan pada keadaan batuan yang telah ada di permukaan bumi di Indonesia. Bila dilihat secara geologis, Indonesia terletak di antara 2 sirkum yaitu Sirkum Mediterania dan juga Sirkum Pasifik. Selain itu, indonesia juga berada dalam tiga lempeng utama dunia yaitu Lempeng Australia, Pasifik, dan Eurasia.
Indonesia memiliki banyak sekali gunung berapi yang aktif, jadi tidak mengherankan bila tanah yang ada di indonesia ini menjadi sangatlah subur. Keadaan tanah yang subur ini disebabkan karena adanya erupsi dari gunung berapi yang masih aktif sehingga menyebabkan tanah menjadi subur dan dapat ditanami dengan berbagai macam jenis tumbuhan.
Secara geologis juga, negara Indonesia juga berada di antara 2 dangkalan yang sangat besar yaitu dangkalan sunda dan dangkalan sahul. Keberadaan dua dangkalan ini akan menyebabkan laut pada bagian timur dan barat indonesia memiliki laut yang dangkal sementara laut bagian tengahnya tetap dalam.

Letak Fisiografis

Letak fisiografis adalah rangkaian letak dari astronomis indonesia, letak geologis Indonesia, letak geografis Indonesia serta batasan kelautan indonesia. Dimana letak tersebut telah dikelilingi oleh tiga lautan yang sangat besar yang merupakan batasan dari kelautan. Ketiga lautan besar tersebut adalah di bagian timur negara Indonesia berhadapan dengan Samudera Pasifik, di bagian utara negara Indonesia berhadapan dengan Laut Cina Selatan, dan di bagian selatan Indonesia berhadapan dengan Samudera Hindia.

Keuntungan Letak Geografis Indonesia

Beberapa keuntungan karena letak geografis indonesia:
  1. Indonesia terletak di 2 Benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia. Sehingga indonesia dapat menjalin hubungan yang baik di negara-negara di benua tersebut.
  2. Banyaknya pulau di Indonesia membuat Indoensia kaya akan budaya.
  3. Laut yang luas dan garis pantai yang panjang memungkinkan kayaknya hasil laut di Indonesia seperti ikan, karang, minyak bumi, dan mineral lainnya.
  4. Indonesia terletak di kawasan Tropis, membuatnya kaya akan hasil hutan karena ada banyak sekali jenis tanaman dan mudahnya tumbuhan hidup subur.
  5. Tanah subur di Indonesia menghasilkan banyak jenis pertanian.
  6. Indonesia menjadi paru-paru dunia karena luasnya wilayah hutan di Indonesia.

Kelemahan Letak Geografis Indonesia

  1. Kerusakan lingkungan fisik seperti lahan kritis dan abrasi, pencemaran air dan udara.
  2. Kerusakan lingkungan biotis seperti ilegal logging, penurunan flora dan fauna, kerusakan sistem pantai, danau, dan sungai.
  3. Kerusakan SDA seperti illegal fishing, illegal mining, dan eksploitasi berlebihan.
  4. Bencana alam gempa bumi, longsor, tsunami, erosi, banjir, kekeringan, badai, dan bencana teknologi.
  5. Kurangnya pengembangan potensi seni dan budaya lokal dari setiap etnik dan pudarnya ciri kehidupan mulai dari bahasa, adat istiadat, bangunan rumah, serta tata cara pergaulan.
  6. Pengangguran mencapai 10,55 juta (9,75%) dan kemiskinan sebanyak 37,17 (16,58%) dari total warga Indonesia (BPS 2008).

BACA SELENGKAPNYA → Letak Geografis Indonesia

Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya (Herbivora, Karnivora, Omnivora)


Penggolongan jenis hewan / binatang berdasarkan jenis makanannya dibagi menjadi 3 (tiga) macam, yaitu herbivora (hewan pemakan tumbuhan), karnivora (hewan pemakan daging), dan omnivora (hewan pemakan segala). Mari kita bahas lebih lanjut satu per satu.
  1. Hewan pemakan tumbuhan (herbivora)
Hewan pemakan tumbuhan disebut herbivora. Ciri-ciri hewan herbivora antara lain:
  • Memiliki gigi seri, yang biasa digunakan untuk memotong makanan sebelum dikunyah menggunakan gigi geraham.
  • Tidak memiliki gigi taring.
  • Memiliki gigi geraham dengan permukaan yang lebar dan bergerigi.
  • Ada juga yang tidak memiliki gigi melainkan memiliki tembolok. Fungsi tembolok hampir sama dengan fungsi gigi geraham.
Contoh hewan pemakan tumbuhan (herbivora) antara lain :

  • Kelompok pemakan daun-daun dan rerumputan, contohnya sapi, kuda, kerbau, gajah dan kambing. 
  • Kelompok pemakan biji-bijian, contohnya burung merpati, perkutut, dan parkit. 
  • Kelompok pemakan buah-buahan, contohnya kelelawar dan burung b
2. Hewan Pemakan daging(karnivora)

Hewan pemakan daging disebut karnivora. Ciri-ciri karnivora antara lain yaitu :
  • Memiliki gigi taring yang kuat, yang berfungsi untuk mengoyak daging.
  • Ada pula yang memiliki bisa atau racun, seperti kelompok ular.
  • Biasanya memiliki indra penglihat, pencium,dan pendengar yang sangat baik.
  • Untuk kelompok burung pemangsa, memiliki paruh kuat, runcing, serta cakar yang kuat untuk mencengkram mangsa.
Contoh hewan pemakan daging (karnivora) antara lain:

  • Kelompok burung, contoh : burung elang, burung rajawali dan burung hantu
  • Kelompok serangga : laba-laba, nyamuk, dan capung.
  • Kelompok mamalia: harimau, kucing, singa, anjing, ceetah dan serigala
  • Kelompok reptile: ular, komodo, buaya, bunglon, cicak dan tokek
  • Kelompok ikan : ikan hiu, ikan piranha, ikan arwana.

3. Hewan pemakan segalanya (omnivora)
Hewan pemakan segalanya (tumbuhan dan daging) disebut omnivora. Omnivora memakan tumbuhan dan memangsa hewan yang lain. 


Ciri-ciri hewan omnivora antara lain yaitu:

  • Susunan giginya memiliki tiga macam, yaitu:
  • Gigi geraham untuk mengunyah makanan
  • Gigi taring untuk mengoyak makanan
  • Gigi seri untuk memotong makanan
Contoh omnivora adalah ayam, dan beruang. Ayam makan jagung, padi, dan juga cacing. Beruang makan ikan dan juga dedaunan.

Contoh lainnya adalah bebek, babi, tikus, monyet dan musang.
Demikian materi IPA Biologi tentang Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya yaitu hewan herbivora, karnivora, dan omnivora. Semoga bermanfaat.






BACA SELENGKAPNYA → Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya (Herbivora, Karnivora, Omnivora)

KOMPONEN EKOSISTEM

KD 3.5 :  Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di                                  lingkungan sekitar.


Semua makhluk hidup memerlukan lingkungan tertentu untuk memenuhi kebutuhannya. Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di sekitar makhluk hidup. Sebuah lingkungan terdiri atas bagian yang hidup (biotik) dan bagian tak hidup (abiotik). Bagian yang hidup di sebuah lingkungan terdiri atas tumbuhan, hewan, dan makhluk hidup lainnya. Bagian lingkungan yang tak hidup terdiri atas cahaya matahari, air, udara dan tanah.

Cahaya matahari dapat menghangatkan udara, air, dan tanah agar mencapai suhu yang sesuai kebutuhan hidup makhluk hidup. Cahaya matahari juga membantu tumbuhan membuat makanan. Air dan tanah merupakan bagian penting dari sebuah lingkungan. Air yang turun dalam bentuk hujan, meresap ke dalam tanah. Air di dalam tanah ini akan dimanfaatkan oleh tumbuhan yang hidup di atasnya dan makhluk hidup kecil lainnya yang hidup di dalam tanah.

Bagian hidup dan tak hidup di sebuah lingkungan saling berinteraksi dan saling bergantung satu sama lain. Interaksi antara makhluk hidup dan benda-benda tak hidup di sebuah lingkungan disebut ekosistem. Ekosistem tersusun atas individu, populasi, dan komunitas.
Individu adalah makhluk hidup tunggal, misalnya seekor kambing, seekor burung, dan sebuah pohon cemara. Tempat individu tinggal disebut habitat. Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang menempati suatu daerah tertentu. Contoh, di sebuah kolam, terdapat populasi ikan, populasi tumbuhan teratai, dan populasi lumut. Sementara itu komunitas adalah populasi makhluk hidup di suatu daerah tertentu. Contoh komunitas adalah komunitas sungai dan komunitas padang rumput.



BACA SELENGKAPNYA → KOMPONEN EKOSISTEM

SEJARAH SUMPAH PEMUDA

Peristiwa sumpah pemuda dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 1928 yang hingga kini diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Berawal dari inisiatif para pelajar Indonesia yaitu PPPI (Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia) serta para cendekiawan Indonesia yang bercita-cita menyatukan seluruh organisasi pemuda di Indonesia, pertemuan-pertemuan demi mewujudkan cita-cita tersebut pun dilakukan. 

Pertemuan pertama pun dilakukan pada tahun 1926, hingga akhirnya mendapatkan hasil pada tanggal 20 Februari 1927. Pertemuan kedua pun dilaksanakan pada Mei tahun 1928. Kemudian dilanjutkan dengan pertemuan ketiga pada tanggal 12 Agustus 1928. Pertemuan ketiga ini merupakan pertemuan terakhir yang dihadiri oleh seluruh barisan organisasi pemuda yang ada di Indonesia. 

Pertemuan itu pun menghasilkan keputusan bahwasanya akan dilaksanakannya kongres pada bulan Oktober mendatang dengan susunan panitia yang diambil dari setiap organisasi pemuda yang ada. Setiap organisasi memiliki masing-masing satu jabatan. Selain organisasi PPPI, banyak organisasi pemuda yang ikut terlibat diantaranya yaitu Jong Java, Jong Celebes, Jong Soemantranen Bond serta organisasi lainnya. 

Kongres sumpah pemuda menghasilkan rumusan yang menjadi pemersatu pemuda-pemudi di seluruh Indonesia. Hingga detik ini rumusan tersebut masih sering dikumandangkan ketika peringatan Hari Sumpah Pemuda. 

Istilah “Sumpah Pemuda” ternyata tidak muncuI dalam putusan kongres tersebut melainkan disematkan setelahnya. Berikut isi keputusan kongres sebagaimana yang tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda yang ditulis dalam ejaan Van Ophuysen : 

Kongres sumpah pemuda yang dilaksanakan dua hari berturut-turut yakni tanggal 27 hingga 28 Oktober 1928 merupakan awal perjuangan baru untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Lagu Indonesia Raya ciptaan W.R Supratman pun berkumandang di penutupan kongres tersebut. Meskipun hanya dimainkan instrumennya saja. 

Kongres tersebut pun menghasilkan rumusan sumpah pemuda. Yang bertugas menulis teks tersebut adalah Moehammad Yamin yang ditanda tangani oleh Soegondo Djojopuspito yang merupakan ketua kongres tersebut. Akhirnya rumusan tersebut dibacakan oleh Soegondo. 

SOEMPAH PEMOEDA 

Pertama: Kami Poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia 

Kedoea : Kami Poetra dan Poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia 

Ketiga : Kami poetra dan Poetri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia. 

Berikut teks sumpah pemuda dengan ejaan baru Bahasa Indonesia saat ini : 

SUMPAH PEMUDA 

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia, kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. 


Tokoh Sumpah Pemuda 

Sejarah sumpah pemuda merupakan proses yang panjang. Momentum tersebut tak akan berjalan tanpa adanya tokoh-tokoh penting. Tokoh-tokoh penting tersebut diantaranya adalah : 

a. Soegondo Jojopoespito 

Beliau merupakan ketua kongres pemuda yang dilaksanakan pada tanggal 27- 28 Oktober 1928. Aktif dalam Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia membuatnya ditunjuk menjadi ketua pada saat itu. 

b. Muhammad Yamin 

Beliau berasal dari Jong Sumatranen Bond. Beliau merupakan pencetus kongres pemuda. Meskipun beliau dicalonkan menjadi ketua namun pada akhirnya beliau menjadi sekretaris pada saat itu karena latar belakang beliau yang berasal Sumatra. Sedangkan pada saat itu dibutuhkan pemimpin kongres yang bersifat Netral. Beliau lah yang merumuskan isi teks sumpah pemuda serta yang mengusulkan dijadikannnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. 

c. Wage Rudolf Soepratman 

Namanya sangat tidak asing bagi kita semua. Ya siapa lagi kalau bukan W.R Supratman sang pencipta lagu Indonesia Raya. Pada saat itu beliau memperkenalkan lagu ciptaanya hingga kini menjadi lagu kebangsaan Indonesia. Saat itu lagu Indonesia Raya dinyanyikan dengan diiringi biola. 

d. Amir Syarifuddin 

Beliau merupakan salah satu delegasi dari Jong Batak yang tergabung dalam organisasi pergerakan Anti Jepang. Hal tersebut menjadikannya pernah terancam hukuman mati. Beliau merupakan salah satu orang yang aktif menyumbangkan pemikirannya untuk pemurumusan sumpah Pemuda. pada saat itu beliau bertugas sebagai Bendahara Kongres Pemuda. 

e. Sie Kong Liong 

Beliau adalah sosok penting dalam kelancaran kongres pemuda saat itu. Hal itu dikarenakan beliau telah menyediakan pemondokan sebagai tempat dilaksanannya kongres Pemuda. pemondokan tersebut kini jadikan Museum Sumpah Pemuda. 

f. Sarmidi Mangoensarkoro 

Beliau adalah sosok cerdas yang mempunyai pemikiran tentang pendidikan anak. Beliau berpendapat bahwasanya anak harus mendapat pendidikan kebangsaan serta memperoleh keseimbagan pendidikan dirumah dan sekolah serta anak juga harus dididik secara demokratis. Oleh karena itu beliau ditunjuk menjadi pembicara pada kongres pemuda. 

g. Djoko Marsaid 

Beliau merupaka sosok wakil ketua kongres pemuda mendampingi Soegondo. Beliau berasal dari perwakilan Jong Java 

h. Soenario Sastrowardoyo 

Beliau merupakan pengacara aktif yang membela para aktivis kemerdekaan. Pada saat kongres pemuda berlangsung beliau berkesempatan melakukan pidato dengan tema pergerakan Pemuda dan Persatuan Indonesia. 

Makna Sumpah Pemuda 

Sumpah pemuda merupakan momentum penting bagi Bangsa Indonesia. Jika pemuda pada zaman dahulu memilki semangat dan tekad yang kuat untuk memperjuangkan kemerdekaan, maka pemuda zaman sekarang hanya perlu melanjutkan estafet perjuangan para pendahulu kita.

Warisan para pendahulu sangatlah besar dan Indah. Mereka menghadiahi generasi sekarang dengan kemerdekaan. Tugas kita saat ini yaitu memajukan dan meningkatkan kualitas bangsa karena tantangan zaman yang semakin besar. Dari sejarah sumpah pemuda, kita bisa mengetahui maknanya. Berikut makna sumpah pemuda yang harus kita implementasikan di kehidupan sehari-hari : 

  1. Menyerukan untuk menjaga keutuhan NKRI 
  2. Bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia 
  3. Semangat untuk melanjutkan kemerdekaan 
  4. Menghargai perjuangan bangsa Indonesia 
  5. Menambah rasa cinta terhadap tanah air 
Bangga dan giat menggunakan bahasa Indonesia 

Itulah penjabaran mengenai sejarah sumpah pemuda. Sebagai bangsa yang besar harusnya kita bersyukur telah dianugerahi kemerdekaan yang begitu luar biasa. Kita tak perlu mengangkat bambu kuning untuk melawan penjajah. Kita hanya perlu menyiapkan mental untuk menghadapi perubahan. 

Perubahan tanpa disertai rasa cinta tanah air yang kuat tak kan mampu membentengi diri kita menjadi pribadi yang sesuai karakter bangsa Indonesia. Sebagai pemuda yang harus kita lakukan adalah belajar untuk meningkatkan kebermanfaatan diri terhadap bangsa. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang dicintai pemudanya. 

Sejarah sumpah pemuda merupakan pengingat kita sebagai pemuda agar terus berjuang melakukan terbaik untuk bangsa. Mengangkat derajat bangsa menuju ke arah yang lebih baik. 

Sumber : https://www.romadecade.org/sejarah-sumpah-pemuda/#!
BACA SELENGKAPNYA → SEJARAH SUMPAH PEMUDA

Menggali Manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup.


Setiap provinsi mempunyai kabupaten. Setiap kabupaten memiliki kekhasannya masing-masing. Namun demikian, tentu saja antara kabupaten yang satu dengan lainnya tetap menjunjung persatuan dan kesatuan. Tidak hanya di dalam lingkup kabupaten, dengan orang terdekat pun kita harus menjunjung persatuan dan kesatuan.

Perhatikan gambar berikut. Paman Siti dan para tetangga bekerja sama membersihkan lingkungan rumah. Mereka juga mengganti bola lampu yang mati untuk penerangan di depan rumah masing-masing. Kegiatan mereka demi keamanan dan kenyamanan semua warga kampung. Kegiatan mereka itu mencerminkan hidup rukun dalam persatuan dan kesatuan.


Gotong Royong

Ada perilaku yang mencerminkan persatuan dan kesatuan dalam masyarakat. Sebaliknya, ada pula perilaku yang tidak mencerminkan persatuan dan kesatuan dalam masyarakat. Coba diskusikan secara kelompok bersama tiga orang temanmu perilaku tersebut. Kemudian, tuliskan contoh-contoh dari kedua perilaku tersebut dalam tabel berikut.

No.Perilaku yang Mencerminkan Persatuan dan Kesatuan Perilaku yang Tidak Mencerminkan Persatuan dan Kesatuan
1.Menjalankan kewajiban sebagai anggota keluarga dengan tulus dan ikhlasMelakukan kegiatan dengan terpaksa atau setelah ditegur orang tua
2.Menghormati perbedaan (agama, suku, daerah, adat, dan kebudayaan) dalam masyarakat.Selalu mempermasalahkan perbedaan (agama, suku, daerah, adat, dan kebudayaan) dalam masyarakat.
3.Mengutamakan kepentingan umum.Mengutamakan kepentingan pribadi.
4.Saling menghormati antar sesama anggota masyarakatSaling ejek dan mengaggap suku sendiri yang terbaik
5.Bermain dengan siapa saja tanpa membedakan suku, agama, ras, ataupun daerahBermain dengan teman yang memiliki persamaan suku, agama, ras, ataupun daerah


Dari segi geografis, Negara Indonesia membentang antara 6ºLU-110LS dan 95ºBT dan 141ºBT, yaitu dari Sabang sampai Marauke. Oleh karena itu, perlu adanya rasa persatuan dan kesatuan. Apakah kamu mengetahui makna persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia? Bacalah tulisan berikut

Makna penting di dalam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia adalah sebagai berikut:
  1. Rasa persatuan dan kesatuan menjalin rasa kebersamaan dan saling melengkapi antara satu dengan yang lain.
  2. Menjalin rasa kemanusian dan sikap saling toleransi serta rasa harmonis untuk hidup berdampingan secara rukun dan damai.
  3. Menjalin rasa persahabatan, kekeluargaan, dan sikap tolong-menolong antarsesama, serta sikap nasionalisme.

Dapat disimpulkan bahwa makna dari sebuah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, yaitu harus saling bahu-membahu dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

Sumber : https://www.mikirbae.com/2018/03/manfaat-persatuan-dan-kesatuan-untuk.html

BACA SELENGKAPNYA → Menggali Manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup.